Dreambooth Documentation

Proyek

Proyek mendefinisikan pengalaman yang berjalan di aplikasi photobooth: alur, filter, frame, pembayaran, dan branding. Kelola dari Dashboard → Proyek.

Apa yang Dikontrol Proyek

  • Alur — Selamat datang → (opsional Checkout/Pembayaran) → Filter → Frame → Pengambilan → Retake → Pilih → Hasil. Checkout selalu sebelum Pembayaran; Hasil selalu terakhir.
  • Opsi navigasiMulai dengan Pembayaran memindahkan Checkout dan Pembayaran sebelum Filter dan Frame. Terapkan filter setelah pengambilan memindahkan Filter ke setelah Pengambilan. Konfigurasi di Dashboard → Proyek → [proyek] → Navigasi.
  • Penetapan filter dan frame — Tetapkan filter dan frame yang tersedia untuk proyek.
  • Mode capture — Pilih gaya capture utama session: Classic, Frame, atau Self-photo. Lihat di bawah.

Mode Capture

Setiap proyek memilih satu dari tiga mode capture. Mode menentukan apa yang di-capture, bagaimana, dan apa yang dibawa pulang customer.

Classic vs Frame vs Self-photo

Classic ModeFrame ModeSelf-photo Mode
OutputBeberapa foto stillSatu komposisi sesuai frameKlip video (audio opsional)
Gaya capturePengambilan countdown jumlah tetap (default 6)Frame dipilih dulu; capture auto-fit ke slot apertureRekaman video kontinu, durasi konfigurabel (default 600 detik)
Penanganan frameOpsional — frame diaplikasikan setelah captureWajib — frame tentukan jumlah shot dan layoutTidak berlaku — output video
Cocok untukStrip photobooth klasik, komposisi bebas, alur retake-friendlyEvent bertema, layout branded, cover newspaperOutput ala boomerang / GIF, video guestbook
Kertas4R, strip, 2RApa pun yang ditentukan frame (4R, A4, A3...)Tidak ada — pengiriman digital saja

Classic Mode

Alur photobooth familiar: urutan tetap foto still dengan countdown, opsional dikuatkan filter dan frame yang diaplikasikan setelah capture. Customer pose, booth jepret, hasil komposisi foto ke frame pilihan Anda. Bisa dikonfigurasi: jumlah shot, timing countdown, perilaku retake, dan apakah filter live atau post-capture.

Frame Mode

Frame yang memimpin. Customer pilih frame dulu, lalu booth pandu mereka satu shot per slot aperture — jadi frame empat aperture trigger empat capture, auto-crop fit. Cocok kalau layout adalah produknya (event bertema, frame sponsor, cover ala koran, komposisi dual-angle dengan dua kamera).

Self-photo Mode

Capture klip video bukan still, dengan audio opsional. Berguna untuk video guestbook, output ala boomerang, atau event yang gerakannya lebih penting dari cetak. Output digital — Self-photo tidak cetak, tapi Cloud Gallery kirim via QR atau link.

Buat dan Edit Proyek

  1. Buka Dashboard → Proyek.
  2. Buat proyek baru atau buka yang ada.
  3. Konfigurasi nama, alur, dan proyek default untuk auto-start jika perlu.
  4. Simpan dan publikasikan agar aplikasi photobooth dapat memuat proyek.

Aktifkan Proyek di Booth

  • Set satu proyek sebagai aktif (atau default untuk auto-start). Perubahan disinkronkan ke perangkat saat daring; aplikasi memakai proyek aktif untuk sesi baru.

Praktik Terbaik untuk Beberapa Cabang/Perangkat

  • Gunakan satu proyek aktif per booth jika Anda butuh branding atau alur berbeda.
  • Setelah mengubah proyek aktif, biarkan aplikasi menyinkronkan.

Pemecahan Masalah

  • Aplikasi tidak menampilkan proyek: cek sinkron jaringan dan bahwa perangkat masuk dengan akses ke proyek itu. Lihat Masalah Jaringan.

Terakhir diperbarui: