Dreambooth Documentation

Dukungan Sistem Operasi Lain

Dreambooth dibangun sebagai web app, jadi jalan di browser modern apa pun — Windows, iPad, Android, dan Mac semua bisa. Dua hal yang berubah antar platform: cara aplikasi mencetak, dan cara aplikasi bicara dengan kamera DSLR atau mirrorless. Windows handle keduanya langsung. Platform lain berbagi printer Windows lewat Remote Printing atau pakai kamera bawaan perangkat plus dialog cetak sistem.

Halaman ini bahas: tiap platform paling cocok untuk apa, workaround untuk keterbatasannya, dan cara mengunci perangkat di mode kiosk supaya customer tidak bisa keluar dari aplikasi.

Di Mana Dreambooth Jalan

Pilih platform untuk booth Anda

WindowsiPadAndroidMac & browser lain
Cocok untukBooth self-service volume tinggi, bisnis rental, di mana saja PC tower oke ditaruh di lokasiRental drop-off premium, pernikahan, brand activation — di mana booth harus terlihat minimalis dan cantikKiosk kustom (mall, kafe, retail), instalasi tetap di mana perangkat disembunyikan dalam enclosureDemo, agency kreatif berbasis Mac, kiosk DIY (Intel NUC, Raspberry Pi), setup sementara
Kamera DSLR / mirrorlessDukungan DSLR penuh dengan live view halus. Setup kamera sekali pakai bantuan Zadig (aplikasi memandu langkah demi langkah).Tidak didukung (Safari tidak bisa bicara dengan kamera USB). Pakai kamera iPad sendiri, atau pasangkan iPad dengan PC Windows yang pegang DSLR.Dukungan DSLR penuh lewat USB-OTG tanpa setup driver. Kamera tablet juga tersedia.Dukungan DSLR jalan di macOS setelah Anda bebaskan kamera dari aplikasi foto Apple — satu perintah Terminal (lihat di bawah).
PrintingUSB langsung. Tanpa dialog sistem, tanpa setup selain install printer di Windows.Pakai [Remote Printing](/docs/hardware/printers#remote-printing-cetak-jarak-jauh) untuk kirim job ke PC Windows. AirPrint juga jalan tapi selalu tampilkan dialog sistem yang harus customer tap.Network printing langsung untuk printer dengan port Ethernet (model network DNP dan HiTi, antara lain), atau [Remote Printing](/docs/hardware/printers#remote-printing-cetak-jarak-jauh) ke PC Windows.Pakai [Remote Printing](/docs/hardware/printers#remote-printing-cetak-jarak-jauh), atau terima popup print browser standar.
Lockdown kioskBawaan Aplikasi Photobooth — fullscreen, auto-start, dan script setup Windows bawaan di SettingsApple Guided Access — kunci iPad di satu aplikasi dengan passcodeScreen Pinning bawaan AndroidMode kiosk browser (flag `--kiosk` Chromium) atau ekstensi kiosk
SharingQR code, email, dan sync session yang bisa offlineQR code, email, dan iOS Share Sheet (AirDrop, Messages, dll.)QR code, email, dan share sheet AndroidQR code, email, dan share sheet browser kalau didukung

Printing per Platform

Versi sederhananya: Windows mencetak langsung. Selain itu, mencetak lewat PC Windows via internet (Remote Printing), mencetak ke printer network lewat Ethernet, atau menampilkan dialog sistem.

PlatformPilihan utamaAlternatif
WindowsUSB langsung
iPadRemote Printing → PC WindowsAirPrint (tampilkan dialog cetak iOS)
AndroidPrinter IP network lewat EthernetRemote Printing → PC Windows, atau dialog sistem Android
Mac / browserRemote Printing → PC WindowsPopup print browser

Untuk setup non-Windows yang butuh cetak silent tanpa dialog, pola standarnya:

  1. Beli mini-PC kecil dengan Windows dan taruh di belakang booth.
  2. Colok printer DNP, HiTi, atau Epson Anda ke mini-PC Windows lewat USB.
  3. Di mini-PC, install Aplikasi Photobooth dan aktifkan Remote Printing.
  4. Arahkan iPad / Android / Mac Anda ke alamat Remote Printing mini-PC Windows itu.

Perangkat yang dilihat customer tetap sleek; pencetakan tetap silent. Lihat panduan lengkap Remote Printing untuk langkah setup.

Kamera DSLR per Platform

Kamera DSLR atau mirrorless di photobooth butuh browser claim kamera lewat USB supaya bisa tampilkan live view dan capture foto resolusi penuh. Tiap platform punya kondisi awal berbeda.

Windows — Setup Kamera Sekali

Out-of-the-box, Windows bind kamera ke driver photo-import-nya sendiri, yang blok browser dari memakainya. Aplikasi Photobooth pandu Anda menjalankan Zadig, helper kecil gratis yang ganti dengan driver USB generic supaya browser bisa ambil alih. Setelah itu, live view dan capture resolusi penuh keduanya jalan.

  • Saat colok pertama: aplikasi tampilkan prompt "Set up your camera" dan link ke panduan Zadig step-by-step.
  • Cara revert: Device Manager → uninstall kamera di "libusb-win32 devices" → cabut dan colok kembali; Windows kembalikan driver aslinya otomatis.

iPad — Pakai Kamera iPad

Safari di iPad sama sekali tidak bisa bicara dengan kamera USB. Dua opsi:

  • Pakai kamera depan atau belakang iPad sendiri. Image processing Apple bikin live view terlihat sangat halus, terutama di pencahayaan event tipikal. Anda lepas kontrol manual yang ditawarkan DSLR (aperture, ISO, shutter, lensa yang bisa diganti), tapi untuk banyak setup drop-off premium, kamera iPad yang lebih simpel dan konsisten justru yang dicari.
  • Taruh DSLR di PC Windows dan pakai iPad cuma sebagai layar yang dilihat customer. PC Windows handle capture dan cetak; iPad tampilkan layar welcome, frame picker, dan hasil.

Android — Plug and Play

Browser Chromium di Android dukung kamera USB langsung. Colok DSLR ke port USB-C tablet lewat adapter USB-OTG dan Aplikasi Photobooth temukan kamera sama seperti Windows — tanpa setup driver, tanpa aplikasi helper. Anda juga bisa pilih kamera bawaan tablet kalau mau setup yang lebih simpel dengan kontrol manual yang lebih sedikit.

Mac — Bebaskan Kamera Dulu

Saat Anda colok DSLR ke Mac, macOS otomatis ambil kamera untuk aplikasi Photos sistem. Sampai Anda bebaskan kamera, browser tidak bisa pakai. Solusinya satu perintah Terminal:

sudo killall ptpcamerad

Setelah dijalankan, cabut dan colok kembali kamera (atau refresh halaman). Browser sekarang bisa lihat kamera. Supaya bertahan setelah reboot, jalankan:

sudo launchctl disable system/com.apple.cmio.ptpcamerad

Untuk kembalikan perilaku default nanti, jalankan perintah yang sama dengan enable ganti disable.

Lockdown Kiosk — Mengunci Perangkat di Booth

Saat booth jalan, Anda tidak mau customer iseng keluar dari aplikasi, buka Safari, atau lihat-lihat foto di galeri. Tiap platform punya cara bawaan untuk kunci perangkat di satu aplikasi.

iPad — Apple Guided Access

Guided Access adalah mode kiosk bawaan Apple. Pin iPad ke satu aplikasi, blok swipe home, dan tidak bisa keluar tanpa passcode. Tidak butuh software pihak ketiga.

Setup sekali:

  1. Buka Settings → Accessibility → Guided Access. Aktifkan.
  2. Tap Passcode Settings → Set Guided Access Passcode. Pilih kode 6-digit yang hanya operator tahu. (Bisa juga aktifkan Face ID / Touch ID untuk keluar lebih cepat.)
  3. Opsional aktifkan Time Limits kalau mau timer session (kebanyakan booth biarkan off).

Tiap kali booth dibuka:

  1. Jalankan Aplikasi Photobooth di Safari. Buat fullscreen kalau project Anda pakai mode fullscreen.
  2. Triple-click tombol samping (iPad Face ID) atau tombol home (iPad Touch ID). Layar setup Guided Access muncul.
  3. (Opsional) Tarik lingkaran di area UI yang ingin Anda matikan touch-nya (mis. status bar).
  4. Tap Start. iPad sekarang terkunci di Aplikasi Photobooth. Customer bisa pakai aplikasi normal; gesture home, Control Center, dan Notification Center semua diblok.
  5. Cara keluar: triple-click lagi, masukkan passcode, tap End.

Android — Screen Pinning

Android sebut ini "Screen Pinning" atau "App Pinning." Jalan di setiap versi Android modern. Tidak ada aplikasi yang perlu di-install.

Setup sekali:

  1. Buka Settings → Security → Advanced → Screen Pinning (path agak beda tergantung versi Android dan brand). Aktifkan.
  2. Aktifkan Ask for unlock pattern / PIN before unpinning. Ini wajibkan PIN device untuk keluar dari mode pinned, jadi customer tidak bisa cuma tap dan keluar.

Tiap kali booth dibuka:

  1. Jalankan Aplikasi Photobooth. Buka Recent apps (gesture kotak atau swipe-up).
  2. Di kartu recent-apps Aplikasi Photobooth, tap ikon aplikasi di atas, lalu Pin (atau ikon pin, tergantung skin Android).
  3. Perangkat sekarang ter-pin di aplikasi. Gesture Home dan Recents diblok.
  4. Cara keluar: swipe-up + tahan (atau back + Recents, tergantung versi) dan masukkan PIN.

Untuk install permanen, pasangkan Screen Pinning dengan menonaktifkan navigation bar (beberapa skin Android izinkan menyembunyikan sepenuhnya). Untuk lockdown maksimal, daftarkan tablet ke layanan MDM gratis seperti Scalefusion atau Headwind MDM.

Windows — Mode Kiosk Bawaan

Aplikasi Photobooth di Windows sudah dibekali semua yang Anda butuhkan untuk operasi kiosk, tanpa software tambahan:

  • Mode fullscreen — aplikasi memenuhi layar dan blok taskbar.
  • Auto-start saat login — toggle di Settings → Auto Start supaya aplikasi langsung jalan saat Windows boot.
  • Script setup bawaanSettings → Windows Power Saving unduh script PowerShell yang matikan sleep, cegah screen-off saat AC, dan siapkan PC untuk operasi tanpa pengawasan.
  • Edge-swipe lock & lock-on-wake — kontrol sistem yang bisa di-toggle di Settings supaya customer tetap di dalam alur booth.

Untuk panduan lengkap termasuk setup auto-login, lihat Booth App Settings dan Power & Automation.

Mac & Browser Lain — Mode Kiosk

Untuk Mac, Linux, ChromeOS, atau PC lain yang jalankan browser berbasis Chromium, lockdown termudah adalah flag kiosk bawaan browser.

Mode kiosk Chrome / Edge / Brave / Chromium:

chrome --kiosk https://your-booth-url.dreamboothstudio.com

(Di Windows: chrome.exe --kiosk ...; di Mac: /Applications/Google\ Chrome.app/Contents/MacOS/Google\ Chrome --kiosk ....)

Ini jalankan Chrome fullscreen tanpa tab, tanpa address bar, dan tanpa cara mudah keluar. Untuk keluar dari mode kiosk, tekan Cmd-Q (Mac) atau Alt-F4 (Windows / Linux).

Tool bonus untuk lockdown lebih ketat:

  • Fully Kiosk Browser — aplikasi kiosk Android/Fire berbayar, blok setiap shortcut, dukung remote management
  • Porteus Kiosk — distro Linux yang boot langsung ke browser terkunci; bagus untuk setup Raspberry Pi / Intel NUC
  • Mac Restricted User mode + Single App mode — built-in di macOS Ventura+ untuk pemakaian kiosk terbatas

Pilih Platform

  1. Rental volume tinggi atau booth self-service yang cetak ratusan kali sehari?Windows. USB langsung, dukungan DSLR penuh, setup paling capable.
  2. Mau estetik drop-off premium tanpa PC tower kelihatan?iPad untuk layar customer-facing, plus mini-PC Windows kecil tersembunyi yang jalankan Remote Printing.
  3. Bangun kiosk mall atau kafe fixed di dalam enclosure kustom?Android dengan printer network-attached lewat Ethernet.
  4. Demo aplikasi, kerja dari Mac, atau eksperimen di Raspberry Pi atau Intel NUC?Browser apa pun dalam mode kiosk. Pakai Remote Printing kalau butuh cetakan silent tanpa dialog.

Lihat Juga

Terakhir diperbarui: